— Kota Malang hari ini tidak terbentuk dalam semalam. Di balik perkembangan kota sebagai salah satu pusat pendidikan, perdagangan, jasa, dan pariwisata di Jawa Timur, ada perjalanan panjang pemerintahan yang turut membentuk wajah Malang dari masa ke masa.

Sejak Indonesia merdeka pada 1945, kepemimpinan di Kota Malang terus berganti. Setiap wali kota hadir pada periode yang berbeda, menghadapi persoalan yang berbeda pula, mulai dari masa awal kemerdekaan, perubahan politik nasional, hingga tuntutan pembangunan kota di era modern.

Dalam perjalanan tersebut, tercatat 13 orang pernah dipercaya memimpin Kota Malang. Berikut daftar lengkapnya:

No.Nama Wali KotaMasa Jabatan
1M. Sardjono Wiryohardjono1945–1958
2Koesno Soeroatmodjo1958–1966
3M. Ng Soedarto1966–1968
4R. Indra Soedarmadji1968–1973
5Soegiyono1973–1983
6Soeprapto1983
7dr. H. Tom Uripan NSH1983–1988
8H. M. Soesamto1988–1998
9Kol. Inf. H. Suyitno1998–2003
10Peni Suparto2003–2013
11Mochamad Anton2013–2018
12Sutiaji2018–2023
13Wahyu Hidayat2025–sekarang

Dari Era Awal Kemerdekaan hingga Kota Modern

Daftar tersebut menggambarkan betapa panjangnya estafet pemerintahan Kota Malang. M. Sardjono Wiryohardjono menjadi sosok yang memimpin pada periode awal setelah Indonesia merdeka, sementara sejumlah nama berikutnya menjalankan pemerintahan di tengah berbagai perubahan sosial dan politik nasional.

Memasuki era 2000-an, arah pembangunan Kota Malang semakin berkembang seiring pertumbuhan penduduk, ekonomi, pendidikan, hingga sektor teknologi dan pariwisata. Nama-nama seperti Peni Suparto, Mochamad Anton, dan Sutiaji memimpin kota pada fase ketika kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik dan pembangunan perkotaan semakin kompleks.

Setelah Sutiaji menyelesaikan masa jabatannya pada 2023, pemerintahan Kota Malang kemudian berlanjut di bawah kepemimpinan Wahyu Hidayat pada 2025.

13 Pemimpin, Satu Perjalanan Kota

Setiap wali kota meninggalkan bagian tersendiri dalam perjalanan Kota Malang. Ada yang memimpin selama belasan tahun, ada pula yang hanya menjalankan jabatan dalam waktu relatif singkat.

Meski memiliki masa jabatan dan tantangan yang berbeda, seluruh periode tersebut menjadi bagian dari satu rangkaian sejarah pemerintahan Kota Malang. Dari kota pada masa awal Republik hingga Malang sebagai kota modern saat ini, perubahan kepemimpinan menjadi salah satu bagian penting yang ikut menentukan arah perkembangannya.